Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Membuat Website Menggunakan AI

 


Secara umum, prosesnya sangat mudah.

Langkah 1: Tentukan tujuan website

Pertama tentukan website yang ingin dibuat.

Contohnya:

  • Website toko online

  • Website sekolah

  • Website organisasi

  • Website desa

  • Blog

  • Website berita

  • Portfolio

  • Website komunitas

Langkah 2: Buat deskripsi website

Semakin jelas instruksi yang diberikan kepada AI, biasanya semakin mudah mendapatkan hasil yang sesuai.

Contoh prompt:

Buatkan website untuk komunitas seni Melayu bernama "Zapin Puak Serumpun". Gunakan desain elegan dengan nuansa Melayu dan Islami. Gunakan warna hitam, putih, dan emas. Website harus responsif untuk komputer dan smartphone. Buat halaman Beranda, Tentang Kami, Sejarah Zapin, Kegiatan, Galeri, Berita, dan Kontak.

AI kemudian dapat menggunakan informasi tersebut sebagai dasar untuk membuat struktur website.

Langkah 3: Periksa hasil dari AI

Jangan langsung mempublikasikan website yang dibuat AI.

Periksa terlebih dahulu:

  • Nama organisasi

  • Nomor telepon

  • Alamat

  • Email

  • Link media sosial

  • Foto

  • Logo

  • Informasi produk

  • Harga

  • Artikel

  • Informasi kontak

AI dapat membuat kesalahan, sehingga semua informasi penting sebaiknya diperiksa kembali.

Langkah 4: Optimalkan tampilan smartphone

Sebagian besar pengunjung website saat ini menggunakan smartphone.

Karena itu, pastikan website dapat dibuka dengan baik pada:

  • Android

  • iPhone

  • Tablet

  • Laptop

  • Desktop

Menu, gambar, tombol, dan tulisan harus tetap mudah digunakan pada layar kecil.

Langkah 5: Publikasikan Website

Setelah semuanya selesai, website dapat dipublikasikan.

Untuk tahap awal, menggunakan subdomain gratis sudah cukup. Jika website sudah berkembang dan ingin terlihat lebih profesional, Anda dapat menggunakan domain sendiri seperti:

namabisnis.com

atau

namakomunitas.id

AI atau Blogger, Mana yang Lebih Baik?

Jika tujuan Anda adalah membuat blog atau website artikel, Blogger atau Blogspot masih menjadi pilihan yang menarik karena mudah digunakan dan cocok untuk publikasi artikel.

Sementara itu, AI Website Builder lebih cocok jika Anda ingin membuat desain website yang lebih bebas dan modern.

Keduanya juga dapat digunakan secara bersamaan.

Contohnya:

AI Website Builder digunakan untuk membuat website utama, sedangkan Blogger digunakan untuk mengelola artikel dan berita.

Kesimpulan

Teknologi AI telah membuat pembuatan website menjadi jauh lebih mudah. Pengguna yang tidak memahami bahasa pemrograman pun sekarang dapat membuat website hanya dengan memberikan instruksi menggunakan bahasa sehari-hari.

Beberapa platform seperti Wix AI, Framer AI, Durable, Canva, dan Lovable dapat menjadi pilihan untuk mencoba membuat website dengan bantuan AI.

Namun, perlu diperhatikan bahwa layanan gratis biasanya mempunyai batasan tertentu. Jika website digunakan untuk bisnis atau organisasi secara profesional, penggunaan domain sendiri dan fitur tambahan mungkin membutuhkan biaya.

Untuk pemula, langkah terbaik adalah memulai dengan paket gratis terlebih dahulu, mempelajari cara kerja platform, kemudian melakukan upgrade jika kebutuhan website sudah semakin besar.

Dengan memanfaatkan AI secara tepat, membuat website sendiri sekarang tidak lagi menjadi sesuatu yang sulit, bahkan bagi orang yang belum pernah belajar coding.

Posting Komentar untuk "Cara Membuat Website Menggunakan AI"

Recent Posts